Coretanpenanews.com Jepara – Polres Jepara Polda Jateng menyalurkan bantuan untuk pembangunan masjid di desa Pancur Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap rumah ibadah masyarakat.

Bangunan masjid yang memiliki luas 160 meter persegi ini dengan waktu pembangunan sekitar 182 hari dengan menggunakan dana sosial dari anggota Polres Jepara dan donatur dari masyarakat serta beberapa pengusaha.

Pagi ini (13/01/2023), masjid Hidayatul Ilmi telah diresmikan langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Warsono,SH., SIK., MH, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Warsono, SH., SIK., MH mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan inisiatif Polres Jepara dalam rangka bakti sosial dengan membantu merenovasi sebuah masjid yang dulunya mushola.

“Mudah-mudahan ini menjadi amal sholeh bagi kita semua, program bedah masjid ini terlaksana dalam rangka hari bhayangkara ke 76 tahun 2022 lalu dan hari ini tepat 7 bulan proses pembangunan masjid selesai dan siap digunakan masyarakat”, jelas Kapolres.

Kami seluruh jajaran Polres Jepara memberikan ketenangan, kenyamanan terhadap warga masyarakat khususnya di desa Pancur Kecamatan Mayong utamanya saat beribadah, imbuhnya.

Lanjut Kapolres, kita bulatkan tekad untuk bersama mensejahterakan masyarakat kabupaten Jepara, jadikan masjid ini untuk pusat kebaikan, keteduhan guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif.

Saya bersama forkopimda beserta donatur meresmikan masjid Hidayatul Ilmi di desa Pancur Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara hari ini dan selanjutnya untuk dapat digunakan masyarakat dalam beribadah sehari hari, pungkasnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Jepara, Edy Supriyanta, ATD., SH., MM., mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Jepara dan jajaran serta para donatur yang telah membantu pembangunan masjid ini.

“Masjid ini nantinya bisa digunakan masyarakat untuk kegiatan ibadah dan juga kegiatan positif lain, kami sangat bangga dengan didirikannya masjid ini dan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya di desa Pancur”, imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *